PERNIKAHAN RASULULLOH YANG MULIA

on Kamis, 12 Februari 2015
Sayyidah khotijah adalah seorang janda pengusaha, beliau sering mengirim kepercaya'annya untuk membawa barang dagangannya ke syam.
Nabi muhammad saw sebelum bekerja kepada sayyidah khotijah, beliau mengembala kambingnya orang2 mekkah, karena ketekunan, kejujuran dan amanahnya nabi muhammad saw, sang paman menawarkan bekerja kepada sayyidah khotijah untuk membawa barang2 daganganya ke negeri syam.
Sayyidah khotijah sering mendengar tentang kejujuran dan amanahnya nabi muhammad saw, ketika nabi muhmmad saw ingin bekerja kepadanya, sayyidah khotijah langsung memberi barang2 dagangan dan seorang budak kepercaya'annya yang bernama maysaroh, untuk menemani nabi muhammad saw ke syam.
Nabi muhammad saw kembali dari syam lebih awal, tidak seperti orang2 biasanya, barang yang di bawa nabi muhammad saw laku semua, dan mendapat untung yang banyak, kemudian sayyidah khotijah menanyakan tentang nabi muhammad saw kepada maysaroh. Lalu maysaroh menceritakan kejujuran dan amanahnya nabi muhammad saw serta keberkahan selama perjalanan, selama di perjalan beliau selalu di naungi awan. Sayyidah khotijah tambah percaya kejujuran dan amanahnya nabi muhammad saw. Dari situlah bibit2 cinta sayyidah khotijah kepada nabi muhammad saw tumbuh.
Kemudia sayyidah khotijah, menyuruh nafisah binti muniyah untuk menyampaikan keinginannya menikah dengan nabi muhammad, nabi muhammad menyetujuinya, lantas di sampaikan hal itu oleh nabi muhammad saw kepada pamanya (abu tholib)
Abu tholib membawa 10 orang laki2 dari sukunya ke rumah amr bin asad (paman sayyidah khotijah) untuk mengkhitbah sayyidah khotijah.
Kemudian menikahlah sayyidah khotijah yang berumur 40 thn, dgn sayyiduna muhammad saw yg berumur 25 thn, dengan mahar 20 onta (kalau d yaman 1 onta harga 15 juta, kalau 20 onta berarti 300 juta).

Kesan pertama dari pernikahn nabi muhammad saw dengan sayyidah khitijah bukan karena faktor jasadiyah, seandainya nabi muhammad saw menikah karena faktor jasadiyah, sebagaimana pemuda2 seusianya, pastilah beliau mencari perempuan yang lebih muda, minimal tidak lebih tua dari beliau.
Pernikahan ini berlangsung hingga sayyidah khotijah berumur 65 thn. Sementara itu, rasululloh saw telah mendekati usia 50 thn, tanpa berpikir selama masa itu untuk menikah dengan wanita atau gadis lain, padahal usia antara 20-50 thn merupakan masa bergejolaknya keinginan atau kecenderungan untuk menambah istri karena faktor dorongan syahwat.
Akan tetapi, nabi muhammad saw telah melampaui masa tersebut tanpa pernah berpikir untuk memadu sayyidah khotijah, seandainya beliau mau, tentu beliau akan mendapatkan istri tanpa bersusah payah, menentang adat atau kebiasa'an masyarakat, terlebih lagi, beliau menikah dengan sayyidah khotijah yang berstatus janda dan lebih tua darinya.
Hakikat ini membungkam mulut dan bacot orang2 yang hatinya terbakar oleh dendam kepada islam dan kekuatan pengaruhnya. dari kalangan misionaris, orientalis dan antek-antek mereka.
Mereka mengira bahwa tema pernikahan nabi muhammad saw akan dapat dijadikan sarana empuk untuk menyerang islam dan merusak nama nabi muhammad saw, mereka membayangkan akan mampu merubah cintra nama baik baginda nabi muhammad saw di mata semua orang sebagai seorang yang maniak sek yang tenggelam dalam kenikmatan kelezatan jasadiyah.
Para misionaris dan sebagian besar orientalis adalh musuh bayaran terhadap islam yang menjadikan "pernikahan agama islam" sebagai profesi untuk mencari nafkah. Adapun murid mereka yang tertipu, kebanyakan memusuhi islam karena taqlid buta, sekedar ikut ikutan tanpa berpikir sedikitpun, apalagi mengaji permusuhan mereka (para orientalis) terhadap islam tak ubahnya seperti lencana yang digantungkan seseorang diatas dadanya sekedar supaya diketahui orang keterkaitanya dengan pihak tertentu seperti diketahui, lencana itu tidak lebih sekedar simbol. Karena itu permusuhan mereka terhadap islam tidak lain hanyalah simbol yang menjelaskan indentitas mereka kepada semua orang. Bahwa mereka bukan termasuk bagian sejarah islam, dan bahwa loyalitas mereka hanyalah sekedar lencana yang menjelaskan indentitas diri mereka di tengah kaummnya, bukan suatu hasil pemikiran untuk pengkajian dan argumentasi.
Jika tidak, tentu tema pernikahan nabi muhammad saw merupakan bukti yang dapat digunakan oleh muslim yang mengetahui agama dan shiroh nabinya untuk membantah tikaman2 musuh agama ini.
Mereka bermaksud mengambarkan rasululloh saw sebagai pemburu sex yang tenggelam kedalam kenikmatan jasadiyah, pedahal tema pernikahan rasululloh saw ini sudah cukup sebagai bukti untuk membantah tuduhan tersebut.
Seorang pemburu sex tidak akan hidup suci sampai menginjak umur 25 thn dalam suatu lingkungan arab jahiliyah seperti itu, tanpa terbawa arus kerusakan yang mengelilinginya, seorang pemburu sex tidak akan bersedia dengan seorang janda yang lebih tua darinya, kemudian hidup sekian lama tanpa melirik kepada wanita lain yang menginginkanya, sampai melewati masa remaja, kemudian masa tua, dan memasuki pasca tua.
Adapun pernikahan setelah itu dengan sayyidah aisyah kemudian dengan lainnya, maka masing2 memiliki kisah tersendiri, setiap pernikahan memiliki hikmah dan sebab yang menambahkan keimanan seorang muslim kepada keagungan baginda nabi muhammad saw dan kesempurnaan akhlaknya. Baginda nabi saw adalah panutan dan tauladan yang sempurna, beliau memberi contoh bagaiman menyikapi kalau istrinya adalah seorang anak raja, kalau istrinya adlh seorang bekas budak, kalau istrinya adlh seorang gadis ataupun janda.
Yang jelas pernikahan beliau bukan untuk memperturutkan dorongan seksual, sebab seandainya demikian, niscaya sudah dilampiaskan pada masa2 tersebut, pemuda muhammad saw belum memikirkan dakwah dan permasalahan yang dapat memalingkan dari kebutuhan nalurinya

Diambil dari fiqhu siroh nabawiyah
Karya as-syekh -al-alim al-kabir said rimadhon al-buithy

Sifat rasululloh

on Jumat, 30 Januari 2015

Datang seorang fakir menemui Rasul saw
sambil membawa wadah berisi anggur dan
dihadiahkannya kepada Rasul saw.
Rasul pun menerimanya dan memakan
anggur tsb satu per satu.
Setiap kali Rasul saw memakan satu
anggur beliau saw tersenyum kepadanya,
dia pun tersenyum bahagia dan gembira
karena melihat Rasul saw tersenyum.
Para Sahabat melihat bahwa Rasul saw
setiap kali memakan satu anggur
tersenyum kepada si miskin dan
membuatnya gembira. Mereka semua jg
heran mengapa Rasul saw menghabiskan
anggur pemberian si miskin itu sendirian?
Sedangkan mereka telah terbiasa setiap
kali Rasul saw mendapatkan hadiah maka
Rasul saw mengajak para Sahabatnya utk
makan bersama akantetapi kali ini tidak.
Setelah Rasul saw menghabiskan anggur
pemberian si miskin, dan si miskin pulang
dengan rasa gembira karena Rasul saw
senang atas pemberiannya. Maka salah
satu sahabat bertanya kepada Beliau
saw:"Wahai Rasulallah, mengapa engkau
tidak mengajak kami (seperti biasanya)?"
Rasul saw tersenyum kemudian
menjawab:"kalian telah melihat
kegembiraannya.. Sungguh setiap kali aku
memakan aku merasakan pahit, aku takut
jika aku mengajak kalian makan bersama
maka nanti ada salah satu dari kalian yg
akan menampakkan sesuatu yg akan
menghancurkan kegembiraannya"

By :apiek

on Kamis, 29 Januari 2015
Perempuan
Perempuan. . . Ya itulah makhluk dengan rayuan dan parasnya bisa merubah segalanya, orang sholeh bisa menjadi penjahat, dan penjahat bisa menjadi orang sholeh.
Ketika nabi adam berada di surga, dia merasa di surga ada yang kurang walaupun penuh dengan kemewahan, seakan terasa sepi. Allah maha tahu apa yang ada di dalam diri manusia, lalu allah memberi pendamping untuk nabi adam.
Ketika nabi adam bangun dari tidurnya, beliau mendapati di sampingnya sesosok tubuh yang aduhai, , , matanya menatap nabi adam dengan senyuman, senyuman yang membuat semua makhluk iri kepadanya.
"Siapa kamu?????" Tanyanya nabi adam
"Saya pendampingmu" jawabnya sambil tersenyum
"Dari apa kamu diciptakan????? Dan untuk apa kamu diciptakan?????"
"Saya di buat dari tulang rusukmu, dan diciptkan untuk menemani dan mendapinginmu"
Tiba-tiba malaikat datang
"Adam siapa dia????" Tanyanya malaikat
"Dia hawa" (hawa berarti yang diciptakan dari makhluk yang bernyawa?

Ketika itulah nabi adam (laki2) merasa nyaman tinggal di surga. Ada pendamping yang selalu menemaninya (yaitu hawa (perempuan))... pantaslah bagi allah mengiming-iming bidadari surga agar hambanya lebih semangat ibadah. Dan hampir kebanyakan manusia ingin masuk surga karena ingin bertemu bidadari...

Syetan tidak bisa merayu nabi adam untuk berbuat maksiat (melakukan apa yang dilarang oleh alloh, dan meninggalkan apa yang diperintah oleh alloh), akhirnya syetan merayu hawa untuk menggoda nabi adam agar memakan buah khuldi, lumpuhlah nabi adam karena senyuman dan rayuan hawa, NABI ADAM (manusia) KELUAR DARI SURGA KARENA RAYUAN HAWA (Perempuan).

Setelah lama keduannya di pisah oleh alloh. . . Yang namanya hawa (perempuan) pasti ingin dilindungi dan dijaga oleh nabi adam (laki-laki), setelah itulah siti hawa tidak berani lagi menggoda dan merayu nabi adam untuk berbuat maksiat "tabi'at perempuan selalu ingin tau, bagaimanapun caranya, tanpa berpikir akibatnya, kalau sudah terjadi akibatnya perempuan tidak akan mengulanginya". Tetapi alloh ta'ala mempertemukan keduannya di jabal rahmah (dinamakan jabal rahmah karena rahmat alloh turun kepada manusia).

Nabi adam punya putra 40, sekali melahirkan kembar, cowok dan cewek, yang pertama lahir bernama habil sangat tampan dan saudarinya yang cantik, berapa tahun kemudian lahir qobil yang tidak begitu tampan dan saudarinya yang tidak begitu cantik.

Diwaktu mereka remaja, ada perintah dari alloh untuk menikahkan selang-seling, dinikahkanlah oleh nabi adam, habil menikah dengan saudarinya qobil, sedangkan qobil menikah dengan saudarinya habil, habil merasa ini tidak adil, qobil yang tidak tampan dinikahkan dengan saudarinya habil yang sangat cantik, sedangkan habil yang merasa dirinya tampan dinikahkan dengan saudarinya qobil yang tidak begitu cantik. Ada rasa cemburu dan iri pada diri habil.
Habil tidak terima dengan semua ini, akhirnya dia membunuh qobil. Habil manusia yang pertama kali membunuh, qobil pertama kali orang yang dibunuh "PENYEBABNYA KARENA MEREBUT CEWEK"
Itulah kisah tentang perempuan, dari surga sampai kembali ke surga lagi, kita (kaum adam) selalu dan selalu ingin bersama perempuan.

Karakter perempuan berbeda2, ada perempuan sholehah dan juga ada perempuan yang kurang baik. Saya telah mengumpulkan 16 perempuan sholehah yang pantas ditiru menurut karakter kalian.
1. Sayyidah khotijah (perempuan karir yang sholehah)
2. Sayyidah fatimah (perempuan sederhana akhlak mulia)
3. Sayyidah maryam (perempuan sholehah ahli ibadah yang tidak menikah)
4. Sayyidah asiyah istri fir'aun
5. Sayyidah hafshoh
6. Sayyidah zainab bintu jahsin
7. Saiyadah aisyah (perempuan smart dan manja yang sholehah)
8. Sayyidah saudah
9. Sayyidah shofiyah
10. Sayyidah maimun
11. Sayyidah romlah
12. Sayyidah hindun
13. Sayyidah zainab
14. Sayyidah ummi kultsum
15. Sayyidah muthi'ah (perempuan yang selalu ta'at kepada suami)
16. Sayyidah masyithoh (perempuan sholehah yang jadi pembantu)

MINTA DI SPENSASI ZINA

on Senin, 19 Januari 2015
Di bawah pelapah kurma yang sudah kering, sekolompok manusia mendegarkan tentang ajaran islam, merekalah yang membela kalimat lailaha illah muhammadurrasulullah. di depan mereka ada seorang yang gagah dan berwibawa melebihi wibawanya raja sulaiman, kulitnya putih kemerah-merahan, keningnya melekung seperti lafadz nun, rambutnya hitam melebihi hitamnya bulu burung gagak, panjangnya di bawah telinga dan di atas bahu. matanya putih melebihi putihnya susu, bola matanya hitam seperti hitamnya langit di malam hari tanpa rembulan, mata yang sangat mempesona. hidungnya mancung seperti lafadz alif. pipinya lembut melebihi lembutnya sutra. mulutnya seperti lafadz mim. apabila berbicara seakan2 perkataanya permata, apabila berbincang-bincang dengan manusia seakan2 dari pembicaraan beliau, mereka memetik buah yang manis, ahli bahasa di penjuru dunia di buat takjub oleh susunan kalimatny. nadanya menyentuh hati. ucapan yang sangat rapi, padat dan berisi. dari lisannya keluar bau minyak kasturi. senyumnya bagaikan bulan purnama terbelah dua, sungguh sangat anggun. kedua lengan, kaki, persendiannya semuanya dalam bentuk yang sempurna disertai keserasian sifatnya,kesempurnaan dalam penglihatan, pendengaran dan tutur katanya. di tambah perilakunya yang lembut selambut angin sepoi nan sejuk. wajahnya cerah secerah taman yang menyegarkan, akalnya cerdas siapaun yang bicara atau yang beliau lihat terekam dalam memorinya tak pernah hilang selama- lamanya.mutiara ilmu dan hikmah di milkinya. para cendikiawan bilang "tak ada manusia, kecerdasan akalnya, melebihi kecerdasan akal beliau" padanya segala keindahan terangkum dan terkhususkan, ini pemberian ilahi yang terkhususkan. gerangan mana yang mampu mengungkapakan sifat2nya. pena siapa yang mampu menguraikan hakekatnya. lidahpun tak kan mampu mengungkapkan makna halus yang tersembunyi padanya. demikian luhur akhlaknya sehingga terasa sempit kitab besar untuk merangkumnya, sebelum lahir namanya sering di sebutkan di dalam kitabnya agama samawi, ia jadi perbincangan di kalangan ahli kitab. di waktu kelahiran beliau, beliau jadi perbincangan di kalangan raja2 dan ahli kitab atau pendeta. batu, pepohonan, hewan2 para malaikat semua makhuk bersyukur kpd ilahi atas kelahirannya, kecuali iblis dan kawan2 nya meraka sengsara dan menjadi hina, beliau memiliki nama yang paling di kenal di penjuru dunia, namanya MUHAMMAD putra ABDULLAH.
dari kajahuan seseorang menghampirinya, beliau tersenyum kepada pemuda tetrsebut, bola mata para shahabat yang mengikuti pengajian tertuju kepada pemuda tersebut.
**-**
" wahai utusan allah, izinkanlah aku berbuat zina" kata pemuda tersebu. para shahabat yang mendengar kalimat itu marah atas kelancangan pemuda itu, bayipun bisa memprediksi dari wajahnya kalau para shahabat itu sedang marah. tapi dari sekian banyak manusia itu yang kelihatan tersenyum adalah baginda nabi (muhamad).
"pemuda, sukakah engkau. perbuatan keji itu di lakukan orang terhadap ibumu, atau saudara perempuanmu atau terhadap putrimu sendiri?"
"tidak" jawabnya pemuda itu dengan tegas.
"begitupun dengan mereka" jawabnya baginda nabi dengan logis.
"wahai utusan allah, engkau sebagai saksi. aku bertobat dan tidak akan melakukan perbuatan keji itu lagi"



Di kutip dari kitab: -insanul kamil
-ad-diba'
-habsyi

FUTUHNYA ILMU

Butir2 debu berterbangan di udara, matahari menampakkan ke angkuhannya 3x lebih panas dari panasnya pulau madura, seakan2 kulit terbakar akan tetapi berbeda didalam hati,hati terasa tenang, tentram, semua masalah dan kegundahan terasa hilang, seakan2 kota ini, kota berdimensi positif, debu2 seakan2 alat untuk mentrasfer hal positif. Kota seribu auliya' yang lebih dikenal kota tarim.
Di kota tarim terdapat pemakaman ahlul badr, ribuan auliya' dan ribuan mushonnif, disinilah hal2 positif itu bersumber. Pemakaman zambal.
Dari zaman ke zaman kota ini penuh dengan auliya', seakan2 penduduk sini adalah para sahabat. Mereka sejak kecil di didik cinta kepada sunnah, mereka berlomba2 melakukan ibadah.
Di kota ini terdapat seorang yang sudah sepuh dan sangat terkenal kewaliyan-nya. Pada hari kamis sekitar jam 9.30 saya ziarah ke rumahnya, mengharap dapat barokah dari beliu, dan agar bertambah semangat belajar saya dalam mencari ilmu.
Sesampai dirumahnya, saya menekan tombol bel yang berada di dekat pintu
"Man anta???" Suara perempuan prediksi saya beliu sudah sepuh. Saya mencari asal suara itu, tatapi tak juga aku dapati
"Ana thullab" jawab saya
" ma turid"
"Urid ziarah ila habib" kemudian pintu terbuka lalu saya masuk dan menutupnya kembali.

Hati gemetar tak menentu, karena pertama kali saya berhadapan langsung dengan ulama' tarim. Saya memberi salam kepada beliau, kemudian mencium tanganya bolak balik, lalu beliau menanyakan asal saya, mondok di mana??, sudah brpa tahun???, dan sebagainya. Beliu juga bercerita ada seorang santri dari jakarta mondok di habib salim as-syatiri yang mendapatkan ilmu hakikat.
"Habib beri saya nasehat, agar semangat mencari ilmu dan mendapatkan futuh" saya bertanya kepada beliu memakai bahasa arab
"Dulu ada seorang auliya' setiap beliau belajar tidak pernah futuh, belajar ke tempat ini, belajar ke syekh ini juga tidak futuh, akhirnya beliau menikah. Pada suatu saat, setelah beliau jima' dengan istrinya, beliau mandi dan langsung belajar kepada syekhnya. Pada saat itu beliau paham dan futuh, setiap beliau belajar pasti jima' dulu dengan istrinya. Pada akhirnya beliau jadi auliya' dan ulama' besar. Karena belajar sambil mikirin perempuan tidak akan futuh, dan itu tidak ada obatnya kecuali menikah" aduh d kasyaf "kan saya memang ingin nikah" ucapku didalam hati.
" habib saya minta wirid untuk ketenangan hati saya" beliu bukan mengasih wirid, malah bercerita tentang nikah lagi, akhirnya saya pamit pulang, beliau memandangku terus sampai saya keluar dari kamarnya.
Sehabis itu saya mampir ke zambal mengharap barokah dari para sahabat, auliya' dan mushonnif kemudian kembali ke rubath, selama di perjalan pikiranku tak menentu. "Apakah futuh saya ada setelah menikah??? Apakah ini sindiran agar saya tidak mikirin perempuan??? ataukah saya disuruh menikah agar kesucian saya terjaga???" Pertanya'an demi pertanya'an muncul dalam pikiranku.

Pada malam jum'at sehabis adzkar ba'da isya' saya ke warnet,,,, biasalah isinya chatingan sama temen lama, kadang nambah temen baru, kadang belajar dakwah ke sesama muslimnya tapi lebih sering belajar dakwah ke orang2 kristen yang paling susah belajar dakwah kepada orang yang senang kebebasan dan tidak memepercayai adanya tuhan.
Saya mempunyai teman didunia maya, di waktu dia sma dia selalu pakai jilbab di foto2nya, tapi ketika dia kuliah, dia lepas jilbabnya lebih parahnya lagi dia tidak mempercayai tuhan "tuhan hanyalah ilusi yang di dokrit agama sejak kecil" begitulah ucapannya, apabila pendidikan agamanya minim kemudian melanjutkan kependidikan bebas berpikir, begitu jadinya. Pendidikan bebas berpikir bukan hal yang tepat untuk mengetahui sesuatu, lebih tepatnya kebebasan berpikir adalah keinginan nafsu untuk menyelewengkan kebenaran agar manusia bermartabat hewan.
Berbicara tentang adanya tuhan, berarti berbicara tentang dzat tuhan. Disemesta ini dzat ada 2, yang pertama dzat yang berwujud, kita bisa melihatnya, merasakannya dan menyentuhnya sepeti tulang, kulit, pohon, dan sebagainya, sedangkan dzat yang ke 2 dzat yang ada tapi tidak berwujud, kita bisa merasakanya tapi tidak bisa melihatnya apalagi menyentuhnya seperti cinta, rasa pahit dan manis, rasa sakit, senang, sedih, angin dan sebagainya, itu semua ada tapi kita tidak bisa menyaksikanya, karena keterbatasan penglihatan mata. Tuhan pun begitu, alloh itu ada kita bisa merasakanya dengan bukti adanya langit, bumi, waktu dll, semuanya itu bukan kebetulan tiba2 ada, orang bodohpun akan tau, tidak mungkin ada tai onta kalau tidak ada onta, tidak mungkin ada robot kalau tidak ada yang menciptakanya. Manusia ini lemah dan butuh kepada yang maha kuat, jangan berdusta, ketika ada kamu terkenak musibah dan dokter memvonis nyawamu tinggal tunggu hari, pasti dan pasti di dalam hatimu mengharap pertolongan tuhan. Ini sudah bukti kalau kita itu lemah dan butuh kepada yang maha kuat, kalau sudah percaya adanya tuhan, ikutilah apa yang diperintahkan dan jauhkan apa yang dilarang. Semoga alloh memberi hidayah kepadanya
Akan tetapi tujuan utama saya ke warnet untuk berkomunikasi dengan keluarga yang jauh di sana, semoga alloh yang maha pengasih lagi maha penyayang memberi kesabaran, di tambah rizkinya dan di kuatkan imanya untuk mereka. Aku selalu mendo'akan mereka di setiap munajatku, aku sangat mencintai mereka seperti kumbang mencintai bunga2 walaupun diantara kita sering ada perselisihan.

Bermula dari teman baru, beliau ini kuliah di negara kulit hitam, beliau lincah dan enak di ajak ngobrol, biasa obrolan pertama pasti menarik, dari jejaring sosial satu ke jejaring sosial lain.
Besok paginya saya mengobrol denganya lagi. . .eh... dari obrolan itu saya tertarik kepadanya, tapi dalam pikiran saya "mungkin baru kenal, jadinya tertarik, seperti ketika melihat perempuan cantik, pasti tertarik, tapi tertariknya hanya 3 jam kadang 3 hari paling lama ya 3 minggu itupun kalau pernah bertemu langsung"
2 minggu aku mengenalnya, sedikit demi sedikit saya mengetahui sifatnya, eh di waktu minggu ke 2, beliau selalu datang dalam pikiranku bahkan lama kelama'an beliau hadir di setiap munajat dan sujudku, ketertarikanku lama kelama'an bukanya hilang seperti duga'anku pertama kali. Tapi tambah besar ketertarikanku kepadanya, bahkan di minggu2 berikutnya, hati ini seakan sakit tapi nikmat, tidak pernah dalam hidupku merasakan hal ini, saya tertarik bukan tertarik kepada kecantikan wajah atau tubuhnya, tapi saya suka kecantikan sifatnya, apabila beliau dikasih pendapat atau masalah pasti beliau memberi solusi yang tepat persis apa yang ada didalam pikiranku.
Mingu demi minggu aku hanya semangat menulis tentangnya, aku langsung teringat pesan habib "kalau belajar mikirin perempuan, tidak akan futuh dan itu tidak ada obatanya kecuali dgn menikah".
Ya alloh. . . Engkau yang memberi perasa'an kasih sayang kepada hambamu, sekarang engkau memberi rizki kasih sayang itu kepadaku, di setiap waktu dan di setiap tempat beliau hadir didalam pikiranku, bertambah hari bertambah kasih sayangku, seperti berjalan waktu pertumbuhan kasih sayangku, kalau engkau menjodohkanku denganya, saya tidak akan menduakannya, seperti nabi muhammad saw kepada sayyidah khotihah, san sayyidina ali kepada sayyidah fatimah, bukanya saya menentang perintahmu ya rahman. . . . Tapi aku hanya ingin bersamanya di surgamu, bagiku beliau lebih cantik dari semua bidadari, lebih kekal kecantikanya dari kecantikan bidadari, karena kecantikan sifat itu tidak akan musnah, semoga beliu kelak jadi ratunya bidadari,,,,, ya qodir jadikankah beliau wanita sholehah, kumpulkan beliau dengan ummul mukminin, dan kumpulkan aku dengan beliau di masa muda atau dimasa tua, karena bagiku tua ataupun muda sama saja, saya bukan suka kepada jasadiyahnya tapi saya suka kepada sifatnya yg abadi, kumpulkanlah di dunia dan d akhirat.
Sungguh bohong orang yang mengatakan "biarkan dia bersamanya, asalakan dia bahagia" mana mungkin rela kekasihnya di ambil orang,, kecuali dia orang pengecut. Tidakkah qois itu gila karena tidak bersama layla???? Kalau rasa ini terus menerus ada didalam hatiku, lama kelama'an saya seperti qois, sungguh sejak rasa itu datang kepadaku, tidurku tidak nyenyak, bahkan tidak bisa tidur, makanpun tidak nikmat dan tidak selera, aku bisa nikmat ketika membayangkanmu dan hanya selera memikirkanmu.
Beliau seperti yang dikatakan oleh sya'ir "hanya satu dari seribu perempuan", wajahnya yang keibu-ibuan seperti yang di sabdakan nabi "perempuan yang bisa menjaga martabat dan kehormatan suami" ucapan2nya seperti ucapan sayyidah khotijah "ucapan yang selalu mensuport & menyenangkan suami", kepintaran akalnya seperti kepintaran akalnya sayyidah aisyah "akal yang selalu digunakan untuk berdakwah" sengguh demi yang mengatur hati, saya telah di beri rizki mencintainya, ingin rasanya orang tuaku bicara dengan orang tuanya, tapi agama melarangnya

berbakti kepada orang tua

9 bulan membawa janin didalam perut, bukanlah hal yang mudah, apalagi ketika melahirkan, nyawa adalah taruhannya. 1 tahun menyusui, mengendong, dan membersihkan kotorannya, harus penuh kesabaran dan payah melakukan pekerja'an itu, tak ada yang sanggup melakukan hal itu kecuali ibu,,,, ibu,,,, ibu ,,, ya itulah orang yang rela kelaparan dan susah demi anak2nya.
Pendamping ibu selalu pergi pagi, pergi dalam keada'an harum, bersih dan rapi, beliau pulang sore dalam keada'an letih, payah dan bau keringat, beliau kerjakan demi sesuap nasi untuk anak2nya dan istrinya, sampai tanganya kasar dan wajahnya mengkerut seakan2 menanggung beban yang besar,,, ya itulah ayah, semoga alloh merahmati keduanya seperti mereka manyayangi anaknya di waktu balita, dan semoga alloh mengumpulkan keduanya bersama2 orang2 sholeh di surga yang tertinggi.

Berbaktilah kepada beliau berdua, rasululllah besabda "berbaktilah kepada ayahmu maka anak2mu akan berbakti kepadamu, dan berlemah lembutlah kalian, maka perempuan2 kalian berlemah lembut kapada kalian", dan jangan sampai kalian menyakiti hati mereka, apalagi sampai mengumpat2 kepada mereka. Karena do'a mereka kepada anak2nya seperti do'anya nabi kepada ummatnya (sangat mustajab), kalau bercanda sesama teman jangan sampai membawa2 nama orang tua, nabi muhammad saw besabda "termasuk dosa besar orang yang mengumpat orang tuanya", sahabat berkata "ya rasululloh, apakah ada orang laki2 yang mengumpat orang tuanya???" Nabi menjawab "iya, dia mengumpat ayahnya laki2 (lain), lantas dia (membalasnya) mengumpat ayahnya, kemudian mengumpat ibunya dan kemudian mengumpat ibunya".
Senangkanlah hati beliau, sampai beliau ridho kepadamu, alloh ta'ala berfirman didalam hadits qudsi "barang siapa pagi2 dalam keada'an ridho kepada kedua orang tuanya dan dalam keada'an marah kepadaku (alloh), maka saya ridho kepadanya. Dan barang siapa pagi2 dalam keada'an ridho kepadaku dan dalam keada'an marah kepada kedua orang tuanya, maka saya marah kepadanya" dan nabi juga mempertegas dengan sabdanya "ridho alloh ada pada ridho kedua orang tua, dan murka alloh ada pada murka kedua orang tua"
Suatu saat seorang laki2 bertanya kepada rasulullah "apa haknya kedua orang kepada anaknya??? Rasulullah menjawab "orang tuamu surgamu dan nerakamu" yang dimaksud di hadits ini, perbuatan kita kepada orang tua yang membuat kita berada di surga atau d neraka,
Suatu saat seorang laki2 datang kepada sahabat abi darda', kemudian ia berkata " sesungguhnya saya memilik istri, dan ibuku menyuruhku untuk mencerainya" lantas sahabat abi darda' menjawab "saya telah mendengar rasulullah bersabda "orang tua adalah paling tengah pintu surga, maka jika kamu bisa, letakkanlah pintu itu atau jagalah".
Putra yang berbakti kepada orang tua, pasti dilancarkan rizkinya, rasulullah bersabda "barang siapa ingin di lapangkan, di panjangkan umurnya, dan di tambah rizkinya, maka berbaktilah kepada orang tua dan menyambung silaturrahmi" begitulah sabda nabi.
Berbakti kepada orang termasuk amal yang paling afdhol. Suatu saat nabi muhammad saw di tanya "amal apakah yang paling di cintai alloh???" Rasululloh menjawab " sholat tepat waktu kemudian berbakti kepada orang tua kemudian jihad di jalan alloh".
Dan sebaliknya, orang yang durhaka kepada orang tua, termasuk dosa besar, nabi muhammad saw bersabda "paling besarnya dosa ada 3, syirik kepada alloh, durhaka kepada orang tua dan kesaksian palsu". Nabi juga bersabda "dilaknat orang yang durhaka kepada orang tua.
Rasulullah saw bersabda " hina kemudian hina kemudian hina", sahabat berkata "hawai rasulullah siapa?????" Rasulullah menjawab "orang yang meninggalkan orang tuanya ketika tua, salah satunya, atau kedua-duanya. dia tidak masuk surga". Sungguh hina orang yang meninggalkan orang tua ketika tua, berapa banyak di zaman ini, karena sibuk dengan bekerja, menumpuk2 harta atau terpengaruh istri lantas meninggalkan orang tua, bahkan ada yang sangat tega, menaruh mereka di panti jumpo.
Bahkan di dalam khutbahnya rasululloh menjelaskan kalau orang yang durhaka tidak akan mencium bau surga, padahal bau surga itu bisa tercium perjalanan 1000 tahun.
Betapa mulianya orang yang berbakti kepada orang tua

Di kutip dari kitab
Da'watun tammah
Nashoih diniyah
Quthufuk falihin

HP PINTAR

Pada suatu saat ada seorang ustad yang terkenal keluasan ilmunya. setiap ada orang yang bertanya beliau pasti menjawabnya dgn tepat dan logis, lengkap sama dalil2nya bahkan nama2 kitab rujukannya di sebutkan, sehingga sang penanya sangat puas atas jawabannya, akan tetapi beliau setiap mau menjawab pertanya'an pasti melihat hp-nya terlebih dahulu suatu ketika hp sang ustad hilang, kemudian ada seseorang ingin beetanyapenanya : Ustad apa hukumnya begini begini????ustad noleh kanan noleh kiri, kayak orang bingung, (emang dia bingung).  tanganya meraba2 mencari hp-nya, akhirnya beliau teringat kallau hp-nya hilangustad : Aduh , , , , , , , maaf hp saya hilang, saya tidak bisa menjawabpenanya : kalau hp-nya ustad hilang, ilmunya ustad juga hilang?????ustadnya bengung, , , , , , ,

yang pinter hp apa ustad ya?????????????????